Deswita Alifia Damayanti

Perempuan, 8 tahun

Kudus, Indonesia

SELAMAT DATANG DI BLOG PERJALANANKU, MY LIFE MY BLOG adalah blog yang menceritakan semua yang saya suka, Inspirasi, dan Motivasi.Selamat bergabung di blog saya, semoga bisa jadi motivasi dan inspirasi bagi anda yang membacanya Semoga Bermanfaat.

Visit My Blog :
=>meditasi09.blogspot.com
=>deswitaku.blogspot.com
=>sangsurya09.blogspot.com
=>deswita16@gmail.com
::
Start
Deswita Alifia D™ Vivi
Shutdown

Navbar bawah

Search This Blog

Selasa, 21 April 2015

Resep Cemilan: Cimol Khas Bandung Yang Gurih

Resep Cimol Asli Bandung - Pasti sudah tidak asing lagi dengan cemilan yang satu ini bukan? Cimol menjadi cemilan yang menyenangkan dengan rasa gurih dan mantap dilidah. Sebenarnya, cara membuat cimol Bandung ini cuku mudah, bahan bakunya pun sangat sederhana, yaitu tepung kanji dan tepung beras. Agar lebih jelasnya apa saja bumbu, resep, dan bahan baku cilok seperti apa? Simak resepnya berikut ini.. 

Gambar Resep Membuat Cimol


Bahan-bahan:


Tepung kanji
400 gr

Tepung beras
100 gr

Daun bawang, cincang
2 batang

Bawang putih
4 siung

Ketumbar
1 sdm

Merica
secukupnya

Garam
secukupnya

Air panas
200 ml

Soda kue
1 sdt

Bubuk perasa keju/BBQ

sesuai selera

Cara membuat:

  1. Haluskan semua bahan bumbu  ketumbar, bawang putih, garam dan merica hingga halus.
  2. Tepung beras, Tepung kanji, air panas dan bumbu halus dicampur menjadi satu. Aduk hingga semua tercampur rata. Kalo adonan sudah mengental dan hangat, tambahkan soda kue dan juga daun bawang, aduk lagi sampai tercampur rata.
  3. Ambil adonan sedikit demi sedikit menggunakan sendok dan bentuk menjadi bulatan-bulatan kecil seperti kelereng. Untuk mencegah bulatan agar tidak lengket, taburkan tepung kanji.
  4. Goreng adonan cimol yang sudah dibentuk hingga mengembang dan matang. Angkat.
  5. Selanjutnya cimol yang sudah digoreng ditaburi dengan bubuk perasa sesuai selera.

Read More --►

Minggu, 19 April 2015

Mengenal jenis-jenis proyektor

Secara definisi, Proyektor adalah sebuah perangkat optik yang memproyeksikan gambar atau gambar bergerak pada sebuah permukaan datar, biasanya sebuah layar putih atau dinding putih. Kebanyakan proyektor membuat gambar dengan cara menyinari objek melalui lensa transparan kecil, namun proyektor sekarang dapat memproyeksikan gambar secara langsung, dengan menggunakan laser.

Proyektor, dulunya hanya digunakan untuk keperluan presentasi atau dalam perkuliahan juga. Namun perkembangan selanjutnya proyektor menjadi sarana hiburan bahkan menjadi salah satu perangkat dari bioskop rumahan (home Cinema).

Ada beberapa jenis proyektor, yaitu:

1. Slide Projector (Proyektor Slide)
Sebuah proyektor yang menggunakan sistem optical mekanikal untuk memproyeksikan foto slide. Foto slide maksudnya, sekumpulan foto yang di tampilkan secara bergantian sesuai urutannya / susunannya layaknya membuka album foto. Perlu di catat bahwa, foto yang digunakan pada Slide Projektor  bukanlah foto yang sudah jadi seperti foto yang dicetak di kertas foto, tapi negatif / film dari foto-foto tersebut. Atau orang bilang "klise" foto, istilah lain untuk negatif foto. Berikut gambar Slide Projektor.
Slide projector
Jadi, Slide Projektor ini cara kerjanya yaitu dengan menyinari lembaran-lambaran negatif film dan memproyeksikan ke sebuah permukaan datar.

2. Overhead Projector (OHP)

Proyektor ini dulu sering digunakan saat presentasi atau perkuliahan.Cara kerjanya cukup sederhana, yaitu dengan menyinari objek yang transparan dan diarahkan ke dinding atau layar oleh lensa pemantul. Untuk memfokuskan hasil proyeksinya cukup dengan naik-turunkan kepala proyektor.
Kekurangan sistem ini yaitu kurang begitu portable karena ukurannya yang besar dan objeknya harus transfaran. Objek (tulisan atau gambar) harus di cetak di atas kertas transfaran atau plastik bening.
Berikut gambar OHP.
Overhead Projector (OHP)
3. Digital Projector
Ini adalah proyektor yang banyak digunakan saat ini dan jenisnya pun cukup bervariasi. Cara kerjanyapun berbeda jauh, tidak sekedar menyinari objek seperti pada proyektor sebelumnya, tapi mengolah objek yang sudah dalam bentuk data digital dan kemudian memproyeksikannya pada sebuah layar. Baik itu data berupa foto atau video, lengkap dengan suaranya, layaknya sebuah proyektor film di bioskop. Karenanya proyektor jenis ini banyak pula digunakan sebagai sarana hiburan dirumah sebagai bagian dari perangkat home cinema.
Berikut beberapa jenis proyektor digital ini.

3.1. CRT Projector.
Salah satu jenis proyektor yang komponen utamanya menggunakan tabung CRT kecil ( Cathode Ray Tube) untuk menghasilkan gambar. Umumnya menggunakan 3 buah tabung CRT untuk masing-masing warna primer, merah, biru dan hijau. Gambarnya difokuskan dan dibesarkan menggunakan lensa dibagian depan dari masing-masing tabung. Ke tiga lensa ini perlu sering di kalibrasi secara berkala agar gambarnya tetap fokus dan hasilnya maksimal. Hal ini perlu dilakukan oleh ahlinya. Karenanya proyektor ini dianggap bukan tipe user friendly selain ukurannya yang memang cukup besar. Berikut contoh gambar proyektor jenis CRT.


CRT Projector

3.2. LCD Projector.
Komponen utama dari proyektor jenis ini adalah adanya 3 keping panel LCD. Setiap panel LCD mewakili 3 warna dasar, yaitu merah, biru dan hijau. Saat cahaya melewati panel LCD, masing-masing piksel akan terbuka untuk melewatkan cahaya atau tertutup untuk memblokir cahaya. Dikategorikan juga sebagai Transmissive technology, karena melewatkan cahaya bukan memantulkan cahaya.

Cara kerja.
Masing-masing panel LCD mendapatkan pantulan cahaya dari cermin yang dinamakan cermin Dichroic. Masing-masing cermin dichroic memantulkan cahaya sesuai dengan panjang gelombang masing-masing. Cermin Dichroic untuk panel LCD merah akan memantulkan cahaya warna merah, Cermin Dichroic untuk panel LCD biru akan memantulkan cahaya warna biru dan Cermin Dichroic untuk panel LCD hijau akan memantulkan cahaya warna hijau, sepert terlihat pada gambar skema di bawah ini.


Gambar skema proyektor LCD

Setiap warna cahaya yang dipantulkan masing-masing cermin dichroic, di umpankan ke masing-masing panel LCD untuk mengontrol setiap pixel kapan harus terbuka (melewatkan cahaya), kapan harus menutup (memblokir cahaya). Ke tiga panel LCD akan menaghasilkan gambar yang sama namun warnanya beda sesuai dengan warna yang dilewatkan oleh masing -masing panel LCD. Gambar dari ke tiga panel LCD ini kemudian di kombinasikan dalam sebuah kaca prisma dan menghasilkan gambar tunggal yang memiliki sekitar 16,7 juata nuansa warna. Setelah itu dilewatkan pada lensa dan diproyeksikan ke layar tampilan.





3.3. DLP Projector.
Singkatan dari Digital Light Processing Projector. Jenis proyektor yang sistem kerjanya menggunakan ribuan cermin yang sangat-sangat kecil yang tersusun dalam sebuah komponen semikonduktor optik yang dinamakan DMD chip (Digital Micromirror Device). 
Masing-masing cermin tersebut dapat di kontrol secara individu dan setiap satu atau beberapa cermin mewakili satu atau beberapa pixel. Ketika cermin kecil ini "ON", cermin tersebut memantulkan dan mengarahkan cahaya menuju lensa proyeksi dan diteruskan ke layar. Sebaliknya ketika cermin kecil ini "OFF", cermin tersebut membelokkan cahaya menjauhi lensa proyeksi. Dikategorikan juga sebagai Reflective technology,  karena memantulkan cahaya bukan melewatkan cahaya seperti pada LCD proyektor.

Untuk warna dihasilkan dengan menggunakan filter warna berbentuk roda (Color Wheel). Berkas cahaya dari lampu sumber cahaya dilewatkan dulu melalui roda warna ini sebelum mencapai DMD chip. Roda warna ini terdiri dari 3 warna utama, merah, biru dan hijau dan berputar sekitar 250x per detik. Berikut gambar skema DLP Projector.


Gambar skema proyektor DLP

Gambar skema di atas adalah gambar skema proyektor DLP yang menggunakan chip DMD tunggal. Proyektor DLP yag terbaru menggunakan 3 chip DMD untuk masing-masing warna primer, merah, biru dan hijau.

Chip DMD merupakan ciptaan Texas Instrumens dan dirilis tahun 1987 dan menjadi komponen utama teknologi proyektor DLP. Proyektor film yang terdapat di bioskop banyak menggunakan proyektor DLP ini.

3.4. LCoS Projector.
LCoS singkatan dari Liquid Crystal on Silicon. Salah satu teknologi proyektor yang merupakan gabungan dari teknologi proyektor LCD dan proyektor DLP. Menggunakan lapisan cristal cair di atas bidang belakang silicon. Lapisan cristal cair ini akan mengarahkan cahaya yang dinginkan dengan cara memantulkannya seperti pada proyektor DLP (Reflective) dan mem-blok cahaya yang tidak dinginkan seperti pada proyektor LCD (Transmissive). Walaupun hasilnya lebih baik dari teknologi DLP dan LCD tapi teknologi LCoS sangat mahal sehingga jarang digunakan. Diantara perusahan yang mengembangkan teknologi ini untuk produk proyektornya adakah SONY (SXRD) dan JVC (D-ILA). Berikut gambar skema Proyektor LCoS.
Gambar skema proyektor LCoS


3.5. LED Projector.
Proyektor jenis ini lebih mengacu pada jenis lampu sumber cahayanya. Yaitu menggunakan LED sebagai pengganti bola lampu "traditional" yang selama ini digunakan. Bola lampu tradisional bisa tahan sekitar 1000 - 5000 jam sedangkan LED bisa tahan 10.000 - 20.000 jam. Bahkan bisa seumur dengan proyektor itu sendiri, tanpa ada penggantian lampu sumber cahaya sama sekali. Ini tentu sebuah kemajuan yang luar biasa dibandingkan dengan penggunaan bola lampu tradisional yang tidak mudah untuk mengganti dan mendapatkannya.

Untuk teknologinya, bisa LCD atau DLP yang penting sumber cahanya menggunakan LED atau bukan. Proyektor DLP yang menggunakan LED sebagai sumber cahayanya, tidak lagi menggunakan Color Wheel (roda warna) untuk menghasilkan warna, tapi menggunakan 3 buah LED (merah - biru - hijau) yang langsung menyinari DMD chip.

Kelebihan lain dari proyektor LED ini adalah ada yang bentuknya yang kecil sehingga sering disebut proyektor mini (LED mini projector) dan bisa dibawa ke mana-mana (portable) dan cukup dioperasikan dengan baterai saja. Kadang disebut juga dengan Pocket Projector, proyektor yang bisa di kantongi karena ukurannya yang sangat kecil seperti contoh gambar berikut.
Contoh gambar Proyektor mini LED

Kelemahan LED ini terletak pada kecerahan hasil gambarnya. Karenanya penggunaan proyektor dengan sumber cahaya dari LED membutuhkan ruangan yang gelap agar hasilnya maksimal.
..........................................................................................................................
Artikel Terkait:
- Memahami koneksi dan cara kerja jaringan DLNA
- Smart TV, Apa itu Smart TV?
- Mengenal jenis-jenis TV 3D
- Mengenal TV UHD / 4K
- Mengenal kabel HDMI 
Jenis-jenis microwave oven 
Untung rugi menggunakan proyektor sebagai home cinema
Jenis-jenis TV LED berdasarkan lampu belakangnya (back-lit)
...........................................................................................................................
Read More --►

Kamis, 16 April 2015

Ketahui hal berikut ini sebelum anda membeli TV UHD / 4K

Tanpa sadar kita sedang digiring memasuki era TV Digital yang resolusinya ultra tinggi, sangat-sangat tinggi. Diistilahkan dengan UHDTV, Ultra High Definition Television. TV dengan kepadatan pixel yang ultra tinggi. Ini terlihat dari maraknya penjualan TV UHD di berbagai ritel elektronik.

Bahkan promo-promo nya pun bikin kita ngiler. Sebelum anda memutuskan untuk memiliki pesawat TV yang ultra hebat ini (katanya), ada baiknya kita bekali diri kita dengan sedikit pengetahuan berikut.

1. Secara ringkas, bisa digambarkan bahwa TV UHD adalah TV yang memiliki resolusi / ketajaman gambar 4 kali dibanding TV yang resolusinya Full HD.
                    - Full HD resolusinya   : 1920 x 1080p = 2.073.600 pixel
                    - Ultra HD resolusinya : 3840 x 2160p = 8.294.400 pixel.
Ini untuk aspek rasio layar TV yang umum sekarang, yaitu: 16:9. Coba anda bagi jumlah pixel UHD dengan jumlah pixel Full HD, (8.294.400 / 2.073.600). Hasilnya akan dapat angka 4. Ultra HD memang memiliki resolusi 4 kali dibanding TV Full HD. Mengenai TV UHD ini selengkapnya lihat di sini.

2. Masalah konten.
Selama ini dari mana kita dapatkan sumber konten acara TV?
                                  - Dari antena TV (siaran TV gratis, free to air)
                                  - Dari parabola gratis / berbayar

                                  - Dari Film dari DVD atau Blu-ray player
                                  - Dari internet,  streaming atau download dan lain-lain.

Dari sumber-sumber konten diatas, sampai saat ini (khususnya Indonesia) belum ada satupun yang menyediakan konten yang resolusinya Ultra HD !!!
Jangan kan konten video yang UHD, yang Full HD saja masih jarang, kecuali mungkin konten dari Blu-Ray disk atau download internet.
Siaran TV (dalam negeri) sejauh ini masih standar saja alias resolusi SD (Standard Definition). Jika anda tinggal di dekat Singapore, seputar Kepri atau Batam, dengan antena biasa anda bisa menikmati siaran TV kualitas HD dari Singapore. Berikut screenshot acara TV Singapore yang sedang menayangkan siaran kualitas HD.

Siaran TV HD dari Singapore

Perhatikan tanda "HD" di sudut kanan atas yang saya lingkari. Menujukkan bahwa siaran TV nya dipancarkan dengan kualitas HD. Saat sedang menayangkan serial "ARROW". 

Begitu juga dari parabola, ada beberapa yang sudah sekualitas HD. Dari Blu-Ray, maksimal sudah banyak yang konten videonya Full HD dan juga internet.
Dan yang pasti dari semua sumber konten di atas, belum ada yang menyediakan konten video yang Ultra HD.

Kesimpulannya, sampai saat ini belum ada konten acara atau video yang resolusinya sama dengan Ultra HD. Blu-Ray yang UHD menurut kabar baru akhir tahun ini di rilis. Jangan harap acara TV yang UHD, yang Full HD saja belum ada walaupun sebenarnya persiapan ke arah itu (acara TV yang Ultra HD) sudah mulai dilakukan. 

Sebenarnya bukan tidak ada kemungkinan sama sekali untuk menikmati konten yang UHD ini. Jika anda sudah memiliki pesawat TV UHD dan sekedar ingin "mencicipi" rasanya nonton konten yang UHD, bisa anda cari di Youtube. Ketahui caranya di sini.
-->

3. Jika pada akhirnya anda tetap memutuskan untuk membeli TV UHD saat ini (karena memang lagi banyak promosi), sebaiknya pastikan hal-hal berikut terdapat pada pesawat TV UHD yang akan anda beli. Maksudnya agar TV UHD yang anda beli ini adalah "future proof". Artinya pesawat TV UHD yang anda beli telah diantisipasi untuk menghadapi kemungkinan-kemungkian di masa mendatang.
- Resolusi layar minimal 3840 x 2160 pixel.Minta penjualnya untuk setelkan konten film UHD. Biasanya ada semacam "property'- nya untuk mengetahui film tersebut kualitas UHD atau bukan. Jika filmnya UHD dan bisa disetel di TV UHD yang sedang di test, berarti TV tersebut memang TV UHD. Kalau di TV UHD LG dengan Magic remote-nya, cukup dengan menggerak-gerakkan remote untuk memunculkan jendela property di bagian bawah layar. Berikut screenshot TV UHD LG yang sedang stel film UHD
Cara mengetahui resolusi TV UHD

Terlihat resolusi yang ditampilkan, yaitu 3840 x 2160. Untuk masalah resolusi UHD ini sebenarnya tidak perlu test tidak apa-apa. Sangat kecil kemungkinan merek terkenal mau berbohong, toh ada garansinya. Bisa anda test di rumah setelah download konten video UHD / 4K dari Youtube.

- Memiliki port HDMI 2.0
HDMI 2.0 dinyatakan memiliki kemampuan handle video 4K / UHD dengan frame rates 60 fps dan dianggap sebagai video 4K yang sempurna. Diistilahkan dengan 4K60Hz. HDMI versi sebelumnya, HDMI 1,4 maksimal hanya bisa handle video 4K30 Hz saja. Mengenai HDMI ini selengkapnya silahkan lihat di sini. Berikut contoh port HDMI 2 pada TV UHD.


Cara memastikan TV UHD memiliki port HDMI 2

Upscaling
Salah satu daya tarik TV UHD ini adalah dilengkapi dengan metode uscaling. Meningkatkan kualitas konten yang resolusinya dibawah UHD menjadi konten video yang kualitasnya mendekati resolusi UHD. Ini membuat gambarnya nampak lebih baik dari kualitas aslinya.
Hampir semua produsen TV UHD melengkapi produknya dengan mesin upscaling. Yang juga untuk mengantisipasi masih sulitnya mendapatkan konten yang betul-betul UHD. Tentang upscaling ini selengkapnya lihat di sini. Berikut contoh upscaling pada TV LG UHD.
Upscaling pada TV UHD

- Dilengkapi dengan HEVC / H.265 decoder.
Bagi yang suka download film mungkin sering menemukan istilah x.264. Ini adalah codec untuk kompres video agar kapasitasnya tidak terlalu besar dengan tidak mengurangi kualitasnya. Untuk kompres video UHD /4K, menggunakan HEVC, (High Efficiency Video Codec). Kedepannya video UHD / 4K yang di dapat dari streaming via internet akan selalu menggunakan codec H.265 ini. Dengan demikian TV UHD agar dapat menayangkan video 4K dari streaming internet harus memiliki decoder H.265 ini.
Untuk memastikan apakah pesawat TV UHD anda telah dilengkapi decoder H.265, yaitu dengan melihat buku panduannya atau lihat spesikasi model tersebut di internet seperti screenshot di atas dan di bawah ini. Atau tanyakan pada teknisi penjualnya

Sony nampaknya lebih siap, hampir semua produk TV UHD / 4K nya telah dilengkapi dengan decoder H.265 ini, seperti screenshot berikut. 
H.265 decoder pada TV UHD Sony
Sedang merk lainnya, ada yang sudah terdapat decoder H.265 ini dan ada yang belum.

Kesimpulan.
Apa yang kami tulis sebagai persyaratan di atas, hanyalah bersifat anjuran saja. Jangan sampai membuat anda bingung, terutama tentang decoder H.265 karena memang sebagian TV UHD yang banyak dijual di pasaran belum memiliki decoder H.265 ini.
.......................................................................
Artikel Terkait:
HDMI 2.0, standar baru HDMI untuk resolusi 4K@60 Hz
TV digital yang menggunakan DVB-T2 (update - 2015)
HDMI, jenis-jenis konektor HDMI
Resolusi TV Digital
Cara koneksi laptop ke TV Digital (HDTV) menggunakan kabel HDMI 
Mengenal jenis-jenis proyektor 
Untung rugi menggunakan proyektor sebagai home cinema
Jenis-jenis TV LED berdasarkan lampu belakangnya (back-lit)
OLED bag-1: Pengertian, jenis dan bagian-bagian OLED
OLED bag-2: Teknologi, cara kerja, kelebihan dan kekurangan OLED
Read More --►

Selasa, 14 April 2015

HDMI 2.0, standar baru HDMI untuk resolusi 4K@60 Hz

HDMI 2.0 telah dirilis pada 2013 lampau oleh forum HDMI. Ini merupakan standar baru HDMI untuk mendukung resolusi sinyal video 4K dengan frame rates hingga 60 frame per second (fps). Versi sebelumnya yaitu HDMI v1,4 yang saat ini banyak digunakan, bisa saja handle sinyal video 4K tapi hanya yang frame rates nya maksimal 30 fps saja. Sinyal video 4K@30Hz ini (istilah yang dipakai untuk menyatakan sinyal video resolusi 4K dengan frame rates 30 fps) masih belum dianggap sebagai sinyal video resolusi 4K yang "sempurna". Sinyal video 4K yang sempurna frame rates nya 60 fps atau di istilahkan dengan 4K@60Hz.

Berikut fitur-fitur baru yang terdapat pada HDMI v2.0
  • Memiliki bandwidth hingga 18 Gbps, hampir dua kali lipat dibandingkan bandwidth yang ada pada HDMI v.1,4 yang hanya 10,2 Gbps.
  • Support resolusi video 4K@60 Hz, resolusi Ultra HD.
  • Support hingga 32 channel audio sehingga dapat mengendalikan speaker jauh lebih banyak lagi dibandingkan dengan pada perangkat home theater terhebat saat ini.
  • Sampling puncak frekuensi audio ditingkatkan hingga 1.536 kHz dari sebelumnya yang hanya 192 kHz yang biaasanya terdapat pada audio HD.
  • HDMI 2.0 juga support rasio layar ultra-wide displays 21:9.
  • Support CEC (Consumer Electronic Control), yang berarti kendali perangkat-perangkat elektronik dari satu titik kendali. Contoh kasus seperti ini. Misalkan kita memiliki beberapa perangkat elektronik yang terhubung satu sama lain menggunakan kabel HDMI. Kita ambil contoh seperti TV digital, stereo set, DVD player. Semua perangkat dalam keadaan mati / stand by. Kemudian kita menghidupkan DVD player dan memasukkan DVD film favorit, maka TV Digital kita dan stereo set pun secara otomatis akan hidup juga tanpa kita nyalakan secara manual. Awalnya fitur CEC ini hanya bekerja jika perangkat - perangkat elektronik yang saling terhubung tersebut berasal dari produsen yang sama. Namun seiring berjalannya waktu, fitur CEC juga bisa berfungsi pada perangkat -perangkat elektronik yang berbeda produsen. Tidak harus berasal dari satu merek.
  • Dan beberapa fitur lainnya.



Berikut nama-nama fitur CEC pada masing-masing vendor elektronik.
    VendorIstilah CEC
    SonyBRAVIA Sync
     Samsung Anynet
    LGSimpLink
    MitsubishiNetCommand
    ToshibaREGZA-LINK
    PioneerKURO Link
    OnkyoRIHD (Remote
        Interactive
        over HDMI

    Di awal bulan April 2015 ini pula forum HDMI telah merilis update untuk HDMI 2.0, disebut dengan HDMI 2.0a. Terdapat penambahan fitur yaitu support HDR (High Dynamic Range) video. Fitur HDR ini biasa terdapat pada kamera smartphone, sebagai salah satu fitur pengambilan gambar.
    .......................................................................................................
    Read More --►

    Minggu, 12 April 2015

    Resep Cara Membuat Bakwan Jagung Manis Udang Spesial

    Resep Bakwan Jagung Manis Udang Enak - Bakwan adalah salah satu jenis gorengan yang paling panyak digemari. Meskipun sederhana, namun makanan yang satu ini menjadi favorit bagi bayak kalangan dan usia. Biasanya bakwan dibuat menggunakan bahan-bahan sayuran, seperti kubis, wortel, tauge dll. Namun kali ini kita akan mencoba membuat bakwan goreng yang beda dan lebih lezat. Ya, kita akan mencoba Resep Bakwan Jagung Manis Pakai Udang. Bagaimana cara membuatnya? Mari simak resep dan caranya berikut ini.

    Download Resep Bakwan Jagung Manis


    Bahan-bahan dan Bumbu:



    tepung terigu


    150 gram
    tepung beras
    50 gram

    Jagung manis, disisir

    250 gram
    jagung manis, parut halus

    150 gram
    udang, kupas dan cincang

    100 gram
    telur
    1 butir

    seledri, cincang

    1 batang
    garam
    1 sdt

    merica bubuk
    1/2 sdt

    gula pasir
    1 sdt

    minyak untuk menggoreng

    Secukupnya

    Bahan Bumbu:



    bawang putih


    2 siung
    bawang merah

    3 butir
    cabai merah, buang bijinya

    2 biji
    ketumbar bubuk
    1/2 sdt


     Lagkah Mudaah Cara Memasak Bakwan Jagung Manis Yang Enak:

    1. Semua bahan bumbu dihaluskan sampai halus.
    2. Campurkan semua bahan-bahan bakwan jagung manis dan juga bumbu halus kedalam panci. Aduk sampai rata. Buat jadi adonan jangan terlalu encer.
    3. Goreng bakwan jagung dengan menyendokkan adonan ke dalam minyak panas sampai matang dan berwarna cokelat kekuningan.
    4. Angkat dan sajikan bakwan jagung manis campur udang yang barusan Anda buat dengan saus tomat atau sambal favorit Anda.

    Cukup mudah dan praktis bukan resep bakwan jagung manis campur udang diatas? Yuk segera dipraktekkan dan masak sendiri dirumah. Jangan lupa share ke temen-temen resep masakan kami yah.. :D
    Read More --►

    Selasa, 07 April 2015

    TV digital yang menggunakan DVB-T2 (update - 2015)

    Hingga awal tahun 2015 ini, khazanah tv digital yang sudah menggunakan DVB-T2 sebagai tuner sinyal tv nya, sudah semakin banyak. Dan yang cukup menggembirakan adalah di sebagian toko karyawannya sudah banyak yang mengerti ketika kita tanya tentang DVB-T2 ini. Dan bahkan mereka bisa menunjukkan mana saja dari produk yang mereka jual yang sudah menggunakan tuner DVB-T2 dan mana yang tidak.
    Dari sisi produsennya sebagian besar sudah mulai terbuka dengan spesifikasi produknya yang secara jelas mencantumkan DVB-T2 terhadap produk yang memang telah menggunakan tuner DVB-T2. Bahkan sebagian dari produsen TV Led tersebut, hampir semua produk TV Led yang dipajang di website resminya di Indonesia telah menggunakan tuner DVB-T2. 
    Berikut beberapa produsen TV Digital yang telah menggunakan tuner DVB-T2 di produk-produknya.

    1. LG
    Menurut informasi yang saya dapatkan semua produk TV Led LG produksi tahun 2014 sudah menggunakan tuner DVB-T2. Ini berarti kita tidak perlu repot-repot untuk mencari tahu apakan TV digitalnya sudah menggunakan tuner DVB-T2 atau belum.

    Berikut beberapa gambar yang kami ambil di toko ritel elektronik setempat yang menunjukkan produk tv led LG sudah menggunakan tuner DVB-T2 dalam promosi mereka.

    TV digital LG yang sudah menggunakan tuner DVB-T2


    TV digital LG yang sudah menggunakan tuner DVB-T2

    Bagi yang memang mencari TV Led yang menggunakan tuner DVB-T2, melihat promosi seperti gambar di atas tentu tidak akan membuat kita bertanya-tanya lagi. Tinggal membandingkan fitur-fitur lain yang ditawarkan sebelum mengambil keputusan untuk membelinya.

    Selain LG, berikut produsen lain yang mulai secara jelas menginformasikan produk tv digital mereka yang menggunakan tuner DVB-T2.



    2. Sharp.(www.sharp-indonesia.com)
    Di website resminya Sharp pun dengan jelas mencantumkan tulisan DVB-T2 untuk produk TV Led nya yang telah menggunakan tuner DVB-T2. Berikut screenshot dan daftar produk TV Digital Sharp yang telah menggunakan tuner DVB-T2.
    TV Led Sharp yang sudah menggunakan tuner DVB-T2


    InchiModelket
    40''LC-40LE660X-
    -LC-40LE360D2-
    50''LC-50LE460X-
    55''LC-55LE460X-
    60''LC-60LE360X-
    -LC-60LE660X-
    70''LC-70LE960X-
    -LC-70LE660X-
    -LC-70LE360X-
    80''LC-80LE960X-
    90''LC-90LE760X-

    3. Philips (www.philips.co.id)
    Spesifikasi produk tv digital Philips sangat enak di telusuri di website resminya di Indonesia. Sangat membantu konsumen. Berikut screenshot dan daftar produk TV digitall Philips yang telah menggunakan tuner DVB-T2.
    TV digital Philips yang menggunakan tuner DBV-T2


    SeriModelInch
    seri 500032PHT5109S/9832''
    -40PFT5109S/9840''
    -40PFT5509S/9840''
    -42PFT5509S/9842''
    -48PFT5509S/9848''
    -50PFT5109S/9850''
    -50PFT5509S/9850''
    -55PFT5509S/9855''
    -58PFT5309S/9858''
    seri 6000 42PFT6509S/9842''
    -55PFT6609S/9855''
    -65PFT6909S/9865''
    seri 800050PUT8509S/9850'' 4K
    -58PUT8509S/9858'' 4K
    -65PUT8609S/9865'' 4K
    Untuk produk TV digital Philips seri 3000 dan seri 4000 tidak menggunakan tuner DVB-T2.

    4. Panasonic (www.panasonic.com/id)
    Panasonic pun cukup gamblang merinci produk-produknya yang menggunaan tuner DVB-T2 di website resminya di Indonesia. Berikut screenshot dan daftar produk TV digital Panasonic yang telah menggunakan tuner DVB-T2.
    TV digital Panasonic yang menggunakan tuner DBV-T2


    InchiModelket
    42''VIERA TH-42AS700G-
    -VIERA TH-42AS630-
    -VIERA TH-L42E6G-
    -VIERA TH-L42ET60G-
    48''VIERA TH-48AX670G-
    50''VIERA TH-L50ET60G-
    -VIERA TH-L50E6G-
    -VIERA TH-L50DT60G-
    -VIERA TH-50AS630-
    -VIERA TH-50AS700G-
    55''VIERA TH-L55WT60G-
    -VIERA TH-55AS800G-
    -VIERA TH-55AX670G-
    60''VIERA TH-60AS700G-
    65''VIERA TH-65AX800G-
    85''VIERA TH-85X940G4K

    5. Sony.(www.sony.co.id)
    Di website resmi Sony Indonesia mereka secara khusus telah mengelompokkan produk TV Digital mereka yang telah menggunakan Tuner DVB-T2, yaitu seri W800B dan W700B. Berikut screenshot nya.
    TV Digital Sony yang menggunakan tuner DBV-T2
    Namun setelah kami cek di website resminya, ternyata tidak hanya seri W800B dan W700B saja yang  telah menggunakan tuner DBT-T2. Bahkan semua seri termasuk seri TV digital 4K / Ultra HD pun telah menggunakan tuner DVB-T2. Mungkin kini Sony merasa perlu memproduksi TV digital yang menggunakan tuner DVB-T2 disetiap produksi TV Digitalnya seperti pesaingnya LG.
    Berikut seluruh seri TV digital Sony yang telah menggunakan tuner DVB-T2 (berdasarkan informasi di website resmi Sony Indonesia bulan April 2015). Produk-produk ini masih aktif dan mungkin masih diproduksi.


    InchiModelket
    32KDL-32R300B-
    40KDL-40R350B-
    - KDL-40W600B-
    48KDL-48R470B-
    -KDL-48W600B-
    49KD-49X8500B-
    55KD-55X8500B-
    60KDL-60W600B-
    65KD-65X8500B-
    -KD-65X9000B-
    70KD-70X8500B-
    80KD-85X9500B-
      Yang tidak menggunakan tuner DVB-T2 hanya satu produk yaitu, KLV-32BX35A (32 inchi), masih analog.

      Demikian daftar TV digital yang sudah menggunakan tuner DVB-T2 yang kami ambil dari website resmi mereka di Indonesia (bukan website internasional mereka).
      Sayangnya untuk produsen TV Led seperti Samsung dan Toshiba, penulis belum bisa menemukan keterangan yang jelas di website resminya di Indonesia apakah produk TV digitalnya sudah ada yang menggunakan tuner DVB-T2.
      .........................................................................................................................................................................................
      Artikel Terkait:
      Daftar TV digital yang menggunakan DVB-T2
      - Siaran TV Digital
      - Antena TV Digital
      - Bikin sendiri antena TV Digital
      - Cara mendapatkan siaran TV Digital Terrestrial DVB-T2 
      Ketahui hal berikut ini sebelum anda membeli TV UHD / 4K
      OLED bag-1: Pengertian, jenis dan bagian-bagian OLED
      .................................................................................................................................................................................
      Read More --►
      Energy Saving Mode
      Gunakan Mouse untuk Keluar Mode Energy Saving