Deswita Alifia Damayanti

Perempuan, 8 tahun

Kudus, Indonesia

SELAMAT DATANG DI BLOG PERJALANANKU, MY LIFE MY BLOG adalah blog yang menceritakan semua yang saya suka, Inspirasi, dan Motivasi.Selamat bergabung di blog saya, semoga bisa jadi motivasi dan inspirasi bagi anda yang membacanya Semoga Bermanfaat.

Visit My Blog :
=>meditasi09.blogspot.com
=>deswitaku.blogspot.com
=>sangsurya09.blogspot.com
=>deswita16@gmail.com
::
Start
Deswita Alifia D™ Vivi
Shutdown

Navbar bawah

Search This Blog

Tampilkan postingan dengan label Kamar Mandi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamar Mandi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Februari 2014

Desain Kamar Mandi Mewah dari FAPCeramiche

Melihat Desain Kamar Mandi seperti ini mungkin banyak orang yang kagum dan ingin sekali memilikinya. Dengan gaya yang mewah ditambah variasi dinding dan ubin dengan motif yang menawan sehingga membuat banyak orang iri dan ingin sekali merubah kamar mandinya dan membuat desain baru yang lebih cantik lagi Inilah persembahan FAPCeramiche yang kami hadirkan untuk Anda.


























Source: http://www.home-designing.com
Read More --►

Minggu, 22 April 2012

Keramik Dinding Kamar Mandi dengan Ukuran 30x30

Keramik dinding kamar mandi umumnya menggunakan ukuran 20x25 atau 25x40 atau 33x50 namun kali ini saya mencoba ukuran yang tak lazim dengan ukuran 30x30 untuk Lantai merk Ikad type GE 1537 P2 namun hasilnya cukup menarik menurut saya, juga harganya jauh lebih murah ketimbang keramik dinding ukuran 20x25 apalagi yang ukuran 25x40 jauh lebih mahal, tapi itu kembali lagi ke selera kita masing-masing. Namun hal ini bisa menjadi gambaran buat anda yang akan membangun rumah apalagi yang budgetnya minim hal ini bisa anda pertimbangkan. Gambar di bawah ini adalah contoh kamar mandi di rumah saya yang baru dibuat, dan lantainya memakai ukuran 30x30 juga merk Ikad type SE 2260 M9 untuk menyerasikan warna dengan keramik dindingnya, Untuk Lisnya saya menggunakan Lis Ukuran 10x30 dari produk ikad juga type SE 3760 M9 ukuran 30x30 tapi saya potong 3, kalau yang sudah jadi harganya jauh lebih mahal.
Lantai Kamar Mandi

Dinding Kamar Mandi
Selamat mencoba!!
Read More --►

Minggu, 01 April 2012

Desain Kamar Mandi tergantung cara mandi

Kamar mandi kering makin diminati, terutama oleh mereka yang tinggal di perumahan. Mengapa?
Dulu, tidak banyak orang yang berhasil menemukan kenyamanan di kamar mandi. Tempat ini hanya dianggap sebagai sarana untuk memenuhi 'panggilan alam' dan membasuh tubuh. Tak heran jika mereka tidak betah berlama-lama berada di kamar mandi.

Sekarang, makin tak terhitung jumlah orang yang menjadikan kamar mandi sebagai tempat untuk menyegarkan fisik sekaligus pikiran. Demi mendapatkan kedua manfaat tadi, orang pun rela untuk merombak kamar mandinya. Anda juga ingin melakukannya? Sebelum membangun ulang kamar mandi, Anda perlu sejenak mengenali kembali gaya
hidup keluarga. Apakah Anda termasuk orang yang senang membersihkan diri dengan guyuran air?
''Jika memang demikian, kamar mandi basah cocok untuk Anda,'' saran arsitek Ghofar Rozak Nazila.

Sebagian besar orang Indonesia, lanjut Ghofar, masih bertahan dengan cara mandi seperti itu. Terutama, mereka yang tinggal di pedesaan dan daerah urban. ''Di perkotaan, hanya kelompok masyarakat tertentu saja yang terbiasa memanfaatkan kamar mandi kering,'' imbuhnya. Pilihan cara mandi sejatinya ditentukan oleh pandangan orang tentang kebersihan. Sebagian orang merasa dirinya belum bersih jika tak tersiram guyuran air dari bak mandi. ''Malah, ada yang tidak bisa buang air besar jika hanya tersedia tisu di kamar mandi,'' ungkap Ghofar. Sementara itu, ada pula orang yang merasa sudah tersegarkan dengan aliran air dari shower. Mereka juga yakin telah berhasil menyingkirkan kotoran yang melekat hanya dengan lembaran tisu. ''Unsur kebiasaan berperan besar dalam hal ini,'' kata Ghofar. Perkara bersih atau tidak juga menyangkut jenis kamar mandi. Kamar mandi kering di mata orang tertentu jauh lebih bersih ketimbang kamar mandi basah. ''Soal sesuatu bersih atau tidak memang terpulang pada persepsi masing-masing, '' jelas Ghofar.

Basah versus kering
Berpijak pada gaya mandi tadi, Anda dapat melanjutkan proses kreatif dalam mendesain kamar mandi. Kamar mandi kering secara visual lebih enak dilihat. Tipe ini juga mendatangkan kenyamanan ekstra. ''Lebih aman pula lantaran penggunanya tak mudah tergelincir oleh lantai yang licin terkena air,'' papar Ghofar yang menjabat sebagai direktur utama perusahaan pengembang, ReLife.

Dari segi desain, kamar mandi kering bisa lebih diolah. Apalagi, lantainya tak perlu diatur kemiringannya. ''Otomatis, bisa main keramik sesuai dengan pilihan tema,'' ucap arsitek yang mengembangkan Juanda dan Cimanggis Green Residence ini. Di kamar mandi kering, area basah tetap ada. Hanya saja, percikan air dilokalisir di satu tempat. ''Ada shower tray di dalamnya yang dilengkapi dengan tirai atau dinding dari bahan kaca, akrilik, atau mika yang lainnya,'' Ghofar menguraikan.

Perlengkapan lainnya tak jauh berbeda dengan kamar mandi basah. Di dalamnya terdapat kloset duduk, tempat tisu, gantungan handuk tangan, tempat sabun, wastafel, serta cermin. Semuanya bisa diatur dengan apik. ''Jangan lupa menyediakan tempat sampah untuk membuang tisu,'' Ghofar menyarankan.

Sementara itu, mereka yang terbiasa mandi dengan gayung juga bisa mempercantik kamar mandinya dengan beragam cara. Seperti dengan memilih tema tertentu. ''Anda dapat memberi aksen batu alam, batu koral, atau batu candi, tergantung desain yang dipilih,'' kata Ghofar. Selain kamar mandi kering dan basah, ada pula kamar mandi semi modern. Di dalamnya, bak mandi dapat dipertahankan keberadaannya. ''Tetapi, setidaknya butuh area seluas 2x2,5 meter persegi untuk mewujudkannya, '' komentar Ghofar.

Jika ruang yang tersedia untuk dijadikan kamar mandi tidak begitu luas, kamar mandi kering dapat Anda pertimbangkan. Sebab, pemasangan bak mandi cukup memakan tempat. ''Tipe semi kering juga pilihan yang tepat. Anda tak membutuhkan bak dan shower tray. Tetapi, area basah tetap harus dilokalisir, '' ujar Ghofar. Untuk dekorasi dinding, alternatifnya cukup banyak. Keramik, kayu, dan batu dapat dilirik. Sedangkan, wallpaper hanya mungkin dipasang di dinding yang aman dari cipratan air. ''Dekorasi material yang menyembulkan nuansa tiga dimensi juga dapat diaplikasikan pada dinding kamar mandi,'' ucap Ghofar.

Tren
Belakangan, skylight makin digandrungi. Pendaran cahaya alami menghasilkan efek dramatis di dalam ruang kamar mandi. Secara umum, skylight cocok untuk segala tipe kamar mandi. ''Biasanya skylight-nya berbentuk satu baris celah cahaya selebar 20 sampai 30 cm yang panjangnya 2 meter,'' Ghofar menuturkan, Saat ini, kamar mandi kering bertambah peminatnya, terutama mereka yang tinggal di kompleks perumahan.

''Warna abu-abu, hitam, dan putih dengan aksen warna mencolok seperti kuning, merah, atau hijau sedang digemari menyusul maraknya aplikasi gaya minimalis di perumahan,'' ungkap Ghofar. Apapun pilihan temanya, keselarasan tema dengan ruang-ruang lain di rumah tak boleh dilupakan. Tabrak warna hendaknya dihindari. Ingin gambaran lebih jelas? Jika kamar utama di dominasi warna pink, maka kamar mandi di dalamnya tak cocok dibalurkan warna hijau. ''Kesatuan tema penting untuk diperhatikan, '' sebut Ghofar.

Keamanan
Sebagai ruang yang sangat privat, kamar mandi harus dibangun dengan mengedepankan unsur keamanan. Terlebih, bagi pengguna berusia lanjut dan teramat belia. ''Sudut-sudut kamar mandi jangan sampai membuat orang terluka ketika terbenturnya, '' Ghofar mengingatkan.

Kamar mandi juga harus dilengkapi dengan lantai yang bertekstur kasar. Dengan begitu, penggunanya tidak mudah terpeleset. ''Lantas, kemiringan pipa saluran pembuangan juga harus diatur agar tidak mampet,'' kata Ghofar. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah sirkulasi udara. Seperti juga ruang lainnya di rumah, kamar mandi perlu bersentuhan dengan udara luar. ''Jika tidak bisa memasang jendela atau kisi-kisi angin, sediakan exhaust fan.'' rei

Sumber :www.fadliwae.web.id
Read More --►

Kamis, 29 Maret 2012

7 Tahap Merencanakan Kamar Mandi

DESAIN kamar mandi, baik untuk renovasi atau membangun baru, memerlukan perhitungan cermat. Berikut tahapan yang mungkin dapat Anda jadikan acuan.
1. Buat Daftar Kegiatan
Pastikan kegiatan apa saja yang berlangsung di kamar mandi. Ini akan memudahkan Anda membuat daftar kebutuhan produk peralatan dan kelengkapannya. Untuk membuat daftar kegiatan, buatlah daftar pengguna dan seberapa sering kamar mandi akan digunakan.
Semakin banyak penggunanya, produk peralatan
kamar mandi sebaiknya dipilih yang praktis dan
mudah digunakan. Perawatan produk juga sebaiknya dipilih yang tidak mudah kotor atau berdebu dan berkualitas agar tahan lama. Semakin rinci daftar yang Anda buat, maka semakin efektif informasi tersebut membantu Anda merencanakan kamar mandi yang tepat.
2. Ukur dengan Tepat
Merencanakan kamar mandi sebaiknya dimulai dari ukuran ruang yang Anda miliki. Ukuran dasar ruang adalah panjang, lebar, dan tinggi. Ukuran elemen ruang lainnya, seperti bukaan, harus tepat dengan posisi yang akurat terhadap ruang.
Posisi dan penempatan pipa-pipa air dan saluran pembuangan juga perlu Anda ketahui. Ini mencegah Anda melakukan perubahan layout besar-besaran yang berdampak pada posisi pipa, saluran pembuangan, dan biaya.
3. Tempatkan dengan PasDenah ruang yang skalatis - serta lengkap dengan posisi bukaan dan pemipaan - akan memudahkan Anda merencanakan layout peralatan. Masing-masing peralatan membutuhkan ruang gerak di sekitarnya. Ini demi kenyamanan saat menggunakan peralatan tersebut.
4. Rencana Pemipaan
Pastikan pemipaan pada kamar mandi Anda mudah dicapai terutama jika terjadi kebocoran atau kerusakan. Ini tidak berarti Anda membiarkannya terbuka begitu saja. Dari segi keindahan, pemipaan harus tetap tertutup tetapi mudah dijangkau. Gunakan furnitur pelengkap sebagai kamuflase pipa-pipa tersebut.
5. Sertakan Furnitur
Furnitur dapat berupa lemari penyimpanan, rak-rak terbuka hingga kabinet kaca ataupun kabinet obat. Sebagian furnitur ini berfungsi untuk menyimpan perlengkapan mandi seperti handuk, tisu, hingga persediaan toiletries. Bahkan kosmetik dan cairan pembersih kamar mandi membutuhkan area simpan juga.
Posisikan furnitur tersebut di area yang tidak tersentuh. Misalnya area dinding di atas kepala yang umumnya tidak digunakan. Mengefektifkan ruang sisa seperti ini tidak hanya membuat kamar mandi lebih fungsonal, tetapi juga membuat kegiatan mandi lebih optimal.
6. Tata Cahaya
Jika kamar mandi Anda adalah tipe kamar mandi yang fungsional, bukan untuk relaksasi, pencahayaan sederhana dan terang sudah cukup memadai. Lain halnya jika sewaktu-waktu Anda ingin berendam dan bersantai sambil mandi. Pencahayaan ala spa - yang temaram dan menenangkan - harus dirancang secara tepat.
Setiap penambahan maupun perubahan titik lampu akan berdampak pada pembengkakan biaya. Agar lebih hemat, cobalah untuk mengoptimalkan cahaya matahari khususnya di siang hari.
7. Tambahkan Aksesori
Aksesori kamar mandi, seperti tirai shower, tempat sabun, tempat sikat gigi, kotak binatu, hingga keset, sangat beragam bentuknya. Pilihan sebaiknya mendukung gaya interior kamar mandi. Bisa jadi aksesori menjadi aksen bahkan pemanis ruang yang mudah diganti-ganti. Jika pengguna kamar mandi adalah anak-anak, aksesori sebaiknya dalam tema yang sedang in dan digemari. Ini membuat anak-anak nyaman dan senang selama berkegiatan di kamar mandi.

Ramadhini
Sumber: 20 Inspirasi Desain Kamar Mandi
Sumber :http://properti.kompas.com
Read More --►
Energy Saving Mode
Gunakan Mouse untuk Keluar Mode Energy Saving