Deswita Alifia Damayanti

Perempuan, 8 tahun

Kudus, Indonesia

SELAMAT DATANG DI BLOG PERJALANANKU, MY LIFE MY BLOG adalah blog yang menceritakan semua yang saya suka, Inspirasi, dan Motivasi.Selamat bergabung di blog saya, semoga bisa jadi motivasi dan inspirasi bagi anda yang membacanya Semoga Bermanfaat.

Visit My Blog :
=>meditasi09.blogspot.com
=>deswitaku.blogspot.com
=>sangsurya09.blogspot.com
=>deswita16@gmail.com
::
Start
Deswita Alifia D™ Vivi
Shutdown

Navbar bawah

Search This Blog

Tampilkan postingan dengan label art deco. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label art deco. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Januari 2013

Di Bogor, Anda Bisa Menginap di Rumah Tua Peninggalan Belanda

Sudah lama saya berkeinginan untuk bernostalgia menikmati suasana siang atau sore hari dengan ditemani hujan dengan suasana alam yang segar dan sunyi seperti halnya ketika kecil tinggal di kampung halaman. Bagaimana tidak? Kini hidup di kota dengan keseharian yang penuh ke hingar bingaran dan kesibukan. Suasana tenang dan tentram adalah sesuatu barang yang mahal dan susah didapatkan. Beruntung suatu hari, kami ada kesempatan untuk menginap di rumah tua peninggalan Belanda di Kota Bogor yang suasana lingkungannya seperti suasana nostalgia waktu di kampung dulu. Rumah tua yang dimaksud jangan dikonotasikan ke hal yang seram-seram, tapi rumah tua peninggalan jaman Belanda ini sudah dikelola secara profesional.
Siang menjelang sore dimana hujan turun dengan derasnya, kami duduk di teras rumah tua ini sambil ditemani secangkir teh manis panas. Di jalan depan rumah terasa sunyi hanya sesekali saja ada kendaraan lewat, kemudian di kanan kiri rumah tempat kami menginap-pun tak ada suara keramaian, malah suara kokok ayam yang sering terdengar. Suasananya benar-benar membuat jiwa ini sumringah. Nikmat sekali.
Rumah-rumah tua yang disewakan ini adalah peninggalan jaman Belanda sebagai tempat tinggal bagi para petinggi perusahaan perkebunan Belanda. Dibangun pada tahun 1800-an dengan gaya art deco yang tersebar berada di Jalan Sanggabuana, Jalan Ciremai, dan di jalan lainnya. Sebenarnya untuk ukuran kota Bogor, bangunan-bangunan rumah ini dapat dijadikan sebagai bangunan cagar budaya. Sebelum tergerus oleh kepentingan ekonomi. Karena kini sudah banyak bangunan-bangunan rumah art deco seperti ini yang berubah fungsi menjadi cafe, restorant, salon kecantikan, dan hotel dengan membongkar habis bangunan aslinya.
Untuk menginap di rumah Belanda ini dikenakan tarif Rp 650 ribu/kamar/malam. Saya kira sebanding dengan perasaan nostalgia dan senang yang didapat. Yuk ke Bogor

 
Read More --►

Sabtu, 29 September 2012

Pesona Washington D.C


Pada akhir tahun 1700-an, sekelompok pemberani untuk menemukan negara baru dengan keyakinan yang teguh dan dengan tujuan mulia dan pada saat itu pula di Eropa sudah terbentuk filsafat dan bibit-bibit revolusi untuk kemajuan. Maka terwujudlah republik bersatu membentuk Amerika Serikat. Rakyat Amerika adalah pewaris dari impian besar, dan itu akan mengembalikan pada mereka untuk meyakinkan bahwa hadiah kemerdekaan akan diwariskan kepada setiap generasi baru. Washington D.C adalah bagian dari perjalanan sejarah itu.
Washington D.C memang sangat mempesona, sebagai pusat pemerintahan Amerika Serikat dengan infrastruktur dan fasilitas kotanya dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menunjang kegiatan pemerintahannya. Tidak ada mall, tidak ada hiruk pikuk aktifitas bisnis atau-pun kegiatan jasa yang bersifat masif. Benar-benar kota yang dirancang untuk kegiatan pemerintahan semata. Tidak seperti Jakarta yang mana di Jakarta segala kegiatan seperti pemerintahan itu sendiri, industri, perdagangan, jasa dan lainnya bercampur jadi satu tempat.
Pesona Washington telah menjadi daya tarik wisata tersendiri adalah dengan adanya Gedung Putih, Capitol, Gedung Parlemen, Monumen Washington, tak terhitung berbagai museum yang berada di Smithsonian, dan berbagai memorial perang. Sebagian besar gedung-gedung tersebut dirancang dengan gaya art deco dan berukuran besar-besar. Infrastruktur lainnya yang sangat menunjang menghidupkan Washington adalah adanya jaringan transportasi yang sangat memadai dengan jalan-jalan yang lebar dan begitupun dengan pedestrian-nya.
Menikmati pesona Washington D.C lebih efektif menggunakan transportasi bus terbuka ‘hop on’, karena kita dapat memandangi gedung-gedung tersebut secara seksama, cuma saja kita tidak dapat turun dan masuk ke tempat-tempat yang dilalui oleh bus wisata ini. Harga tiket naik bus ‘hop on’ sekitar $32 per orang.
Berikut adalah beberapa foto koleksi saya yang dijepret dari atas bus wisata ‘hop on’.
Menyusuri Washington D.C dengan bus wisata 'hop on' lebih efektif
Jalan raya yang lebar dan sepi
Pedestrian yang lebar dan nyaman
Pedestrian di depan Gedung Putih pun sangat nyaman sekali
Turis berfoto-foto di depan Gedung Putih dengan leluasa
Gedung Capitol
Memorial Gedung Dwight Eisenhower yang megah
Gedung departemen Pertanian yang luas sekali
Monument Washington
Gedung Lincoln Memorial
Patung Abraham Lincoln
Rumah tempat meninggalnya Abraham Lincoln setelah ditembak mati
Gedung arsip nasional Amerika
Spy museum di Smithsonian
Washington D.C di waktu malam


Read More --►
Energy Saving Mode
Gunakan Mouse untuk Keluar Mode Energy Saving