Deswita Alifia Damayanti

Perempuan, 8 tahun

Kudus, Indonesia

SELAMAT DATANG DI BLOG PERJALANANKU, MY LIFE MY BLOG adalah blog yang menceritakan semua yang saya suka, Inspirasi, dan Motivasi.Selamat bergabung di blog saya, semoga bisa jadi motivasi dan inspirasi bagi anda yang membacanya Semoga Bermanfaat.

Visit My Blog :
=>meditasi09.blogspot.com
=>deswitaku.blogspot.com
=>sangsurya09.blogspot.com
=>deswita16@gmail.com
::
Start
Deswita Alifia D™ Vivi
Shutdown

Navbar bawah

Search This Blog

Sabtu, 20 Desember 2014

Non Detrimental Finding, NDF dan Kuota Perdagangannya dari Jenis Ikan Terancam Punah Sebagai Upaya Pemanfaatan-nya Secara Berkelanjutan. Contoh kasus: hiu



Indonesia memiliki kekayaan keanekaragaman sumberdaya hayati yang tinggi. Baik jenis satwa, tumbuhan, maupun ikan. Namun demikian, kalau pengelolaannya seperti upaya pemanfaatannya tidak sesuai kaidah-kaidah berkelanjutan, maka kemungkinan besar sumberdaya hayati tersebut akan mengalami kepunahan. Hal tersebut dapat dilihat dari banyak sedikitnya satwa, tumbuhan, dan ikan Indonesia yang masuk dalam daftar merah IUCN dan masuk daftar apendik CITES.

Untuk sumberdaya perikanan, terutama dari jenis ikan komersil, ada salah satu indikator yang menunjukan bahwa jenis ikan tersebut diambang kepunahan, yaitu dapat dilihat dari trend produksi, apakah trend-nya stabil atau memperlihatkan trend yang terus menurun. Sebagai contoh dari jenis ikan yang masuk katagori trend produksi-nya yang terus menurun ini adalah hiu.

Jenis ikan hiu yang masuk kedalam daftar merah IUCN lihat pada tulisan sebelumnya dengan judul: Jenis Hiu di Indonesia yang masuk Res List IUCN.

Tumbuhan, satwa, dan ikan yang sudah masuk daftar merah, umumnya akan masuk kedalam daftar apendik CITES. Karena dipastikan akan ada negara yang mengusulkan jenis satwa, tumbuhan, ikan ke dalam daftar apendik CITES.

CITES berkomitmen terhadap legalitas perdagangan satwa (termasuk ikan) dan tumbuhan terancam punah secara legal. Prinsip utama dari CITES adalah legalitas, keterlacakan / jelas asal usulnya, dan keberlanjutan.

Indonesia yang memiliki sumberhayati yang tinggi juga berkomitmen kuat untuk melestarikan sumberdaya hayati tersebut agar pemanfaatannya-pun dapat berkelanjutan. Untuk itu, Indonesia telah meratifikasi Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) melalui Keputusan Presiden RI Nomor 43 Tahun 1978, yang selanjutnya membawa konsekwensi terhadap perdagangan tumbuhan dan satwa liar (termasuk ikan tertentu) yang dilaksanakan Pemerintah Indonesia harus mengikuti ketentuan-ketentuan CITES.

Apendik CITES adalah mekanisme implementasi satwa, tumbuhan terancam punah melalui katagorisasi. Daftar apendik CITES ada 3, yaitu:

Apendik 1: dimana satwa dan tumbuhan terancam punah yang masuk ke dalam apendik ini dilarang sama sekali diperdagangkan secara internasional kecuali hasil pengembangbiakan yang merupakan turunan ke 2 nya atau farental (F) ke 2 nya,

Apendik 2: dimana  satwa dan tumbuhan terancam punah yang masuk kedalam daftar apendik ini, boleh diperdagangkan secara internasional dengan pengawasan yang ketat. Salah satu implementasi apendik 2 CITES ini adalah melalui penerapan mekanisme kuota,

Apendik 3: dimana beberapa negara parties yang memiliki yang bekerjasama untuk mengontrol perdagangan internasional dari satwa dan tumbuhan terancam punah.  

Dalam implementasi apendik 2 CITES, negara-negara yang meratifikasi aturan CITES (parties) memiliki dua opsi, yaitu:

1.        Management measure atau perbaikan pengelolaan, dan

2.         Kontrol perdagangan yang ketat melalui mekanisme kuota.

Kedua opsi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan sekretariat CITES tidak peduli opsi mana yang akan diterapkan oleh masing masing negara (parties). Sekretariat CITES bukanlah ‘polisi’ perdagangan internasional dari satwa dan tumbuhan terancam punah. Pemilihan opsi-opsi tersebut lebih kepada komitmen pelestarian satwa dan tumbuhan terancam punah oleh negara-negara parties.

Opsi perbaikan pengelolaan banyak diterapkan oleh negara negara parties karena alasan kepraktisan dan alasan yang substantif adalah karena faktor ketersedian data yang sangat terbatas. Sedangkan, opsi kontrol yang ketat perdagangannya melalui mekanisme kuota, keunggulannya adalah secara scientific dapat dipertanggung jawabkan karena terukur, namun kelemahannya adalah membutuhkan data yang akurat dan tidak sedikit. Dan data-data tersebut sangat sulit didapatkan kalaupun harus dipenuhi, akan membutuhkan banyak dana dan waktu.

Dalam pelaksanaan opsi perbaikan pengelolaan, dapat berupa: sosialisasi aturan dan tatacara penangkapan ikan yang ramah lingkungan, pelarangan perdagangan berdasarkan ukuran atau waktu, pelarangan ekspor, pelaporan secara berkala ke sekretarian CITES dan lainnya. Negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina menerapkan aturan pelarangan ekspor, sebagai tindak lanjut hasil COP ke 16 CITES di Bangkok yang memasukan 4 jenis hiu ( tiga jenis hiu martil dan satu jenis hiu koboi) kedalam apendik 2.   

Opsi kontrol perdagangaan satwa dan tumbuhan terancam punah yang ketat melalui mekanisme kuota memerlukan data yang banyak, salah satunya adalah data non detrimental finding (NDF) atau besaran penangkapan/pengambilan jenis ikan terancam punah yang tidak akan merusak populasinya di alam. Atau dapat dikatakan bahwa kuota adalah batas maksimal besaran penangkapan atau pengambilan suatu jenis satwa dan tumbuhan yang terancam punah dari alam-nya. Penetapan besaran kuota penangkapan atau pengambilan ikan terancam punah dari alam harus didasarkan kepada prinsip kehati-hatian (precautionary principle) dan juga dengan dasar ilmiah untuk mencegah terjadinya kerusakan atau degradasi populasi (non detriment finding, NDF) sebagaimana tertuang dalam article IV CITES. Besaran kuota berlaku untuk satu tahun takwim (Januari-Desember).

Basis data yang diperlukan dalam perhitungan NDF yang kemudian akan menjadi besaran kuota, adalah:

Status populasi atau stock assesment,

Sebaran habitat atau distribusi,

Trend produksi,

Faktor biologi dan ekologi, serta

Informasi perdagangannya.

NDF-----> KUOTA PEMANFAATAN---> KUOTA PENANGKAPAN dan/atau KUOTA PERDAGANGANNYA

Saya ingin memperlihatkan betapa banyak data yang diperlukan. Contoh: Rumus sederhana dari stock atau populasi suatu jenis ikan, adalah:

Populasi = (G+R+E) – (F+N+I)

Dimana:

G = Growth

R = Recruitment

E = Emigrasi

F = Fishing, penangkapan

N = Natural mortality

I = Imigrasi

Umumnya kuota pemanfaatan adalah kuota penangkapan dimana kuota penangkapan menjadi 90% kuota perdagangan ekspor dan 10% nya untuk kebutuhan berbagai kebutuhan dalam negeri, seperti pasar dalam negeri, penelian, pendidikan dan sebagainya.

Beberapa hal yang perlu diingat dari NDF adalah:

1.      NDF menggambarkan besaran atau seberapa besar pemanfaatan yang diperbolehkan yang tidak akan merusak populasinya di alam.

2.      Tidak ada rumus standar atau metodologi untuk membuat NDF spesies Appendix I dan II. Resolusi Conf. 10.3 berisi rekomendasi mengenai jenis dan sumber informasi yang mungkin dipertimbangkan ketika membuat NDF tersebut. Untuk spesies ikan sangat tergantung dari rezim pengelolaan yang dipakai, aquatic species memiliki keragaman dan  kompleksitas yang tinggi, model stock assessment yang bervariasi tergantung habitat dan luas perairannya, tergantung pada sifat dari sumber daya itu sendiri. Article 7 tahun 1995 FAO Kode Etik untuk kegiatan perikanan yang bertanggung jawab (Code of Conduct for Responsible Fisheries) juga memberikan pedoman bagi pelaksanaan pengelolaan perikanan yang efektif, yang melekat dalam non-detriment harvesting.

3.      Tidak rumus standar perhitungan kuota suatu jenis ikan, satwa dan tumbuhan terancam punah.

4.      Dengan terdaftarnya suatu spesies dalam Appendix II CITES, perdagangan internasional       hanya diijinkan jika ekspor tidak akan merusak populasi spesies ikan tersebut di perairan alaminya. Untuk sumber daya perikanan, secara umum, persyaratan ini telah ditafsirkan bahwa di negara pengekspor harus memiliki rencana pengelolaan fungsional dan sistem monitoringnya.

5.      Merupakan prasyarat NDF untuk melibatkan beberapa aspek, antara lain dasar ilmiah untuk menentukan tingkat berkelanjutan dari populasi.

6.      Article IV.2a menjelaskan bahwa sebelum memberikan izin untuk perdagangan dalam spesimen spesies yang termasuk dalam Appendix II, Scientific Authority Negara pengekspor harus menyarankan kepada Management Authority bahwa ekspor tersebut tidak akan merugikan kelangsungan hidup spesies tersebut. Selanjutnya, dalam rangka untuk memastikan bahwa perdagangan spesies Appendix II tidak merugikan kelangsungan hidup spesies di alam liar, Article IV.3 menghendaki Scientific Authority untuk memantau izin ekspor yang dikeluarkan terhadap ekspor aktual dan menentukan kapan ekspor tersebut harus dibatasi dalam rangka "mempertahankan bahwa spesies konsisten dengan perannya dalam ekosistem di mana itu terjadi dan jauh di atas tingkat di mana bahwa spesies mungkin menjadi memenuhi syarat untuk dimasukkan dalam Appendix I". Setiap kali klasifikasi tersebut dibuat, Scientific Authority wajib menyarankan Management Authority sesuai dengan tindakan yang sesuai harus diambil untuk membatasi pemberian izin ekspor untuk spesimen dari spesies. Salah satu mekanisme tersebut yang telah diadopsi adalah penggunaan kuota ekspor tahunan. Kuota ekspor baik dapat dibentuk secara sukarela oleh Pihak pengekspor, ditetapkan oleh Konferensi Para Pihak atau sebagai akibat dari Significant Trade Review (Review Perdagangan Signifikan).

7.      Tanggung jawab untuk menentukan dasar dalam membuat NDF terletak pada setiap Parties. Namun penentuan besaran NDF dapat berubah setelah dikonsultasilan dan telah ditanyakan kepada Sekretariat CITES dan Pihak stakeholder lain.
8.        NDF tidak untuk diterapkan di: (1). kawasan konservasi, (2). daerah yang sudah mengeluarkan peraturan larangan pengambilan atau penangkapan ikan, satwa, dan tumbuhan terancam punah di perairan wilayahnya, dan (3) di wilayah perairan yang sudah ditetapkan sebagai wilayah atau zona wisata. artinya Scientific Authority (SA) ataudalam hal ini LIPI, tidak merekomendasikan kuota dari 3 wilayah katagori di atas. Hal tersebut tentunya pihak Management Authority (MA)-pun tidak akan menetapkan besaran kuota dan juga tidak akan mengeluarkan ijin untuk pengambilan dari ikan, satwa, dan tumbuhan terancam punah yang masuk kedalam apendiks CITES yang diambil atau ditangkap dari 3 katagori wilayah tadi. 

Sebagai gambaran, dalam rancangan kuota penangkapan/kuota perdagangan jenis hiu apendik 2 CITES tahun 2015 dimana tahun 2015 adalah tahun pertama pemberlakuan ketentuan CITES untuk ekspor hiu apendik 2 CITES tersebut, yang disusun oleh LIPI sebagai scientific authority mencantumkan angka 0. Artinya pihak Management Authority tidak boleh memberikan ijin ekspor untuk jenis hiu apendik 2 CITES (hiu koboy dan 3 jenis hiu martil) pada tahun 2015. Angka kuota sebesar 0 didapatkan karena belum tersedianya data/dokumen NDF sebagai prasyarat adanya besaran kuota pemanfaatan (kuota penangkapan dan kuota perdagangan).

Tahun 2015 berarti tidak ada ekspor baik utuh atau bagian-bagian tubuhnya maupun produk turunannya dari jenis hiu yang masuk daftar apendik 2 CITES

 
Empat jenis hiu yang masuk daftar apendik 2 CITES

hiu martil di tempat pelelangan ikan




menjual hiu tanpa sirip

perdagangan sirip hiu
.   
Read More --►

Jumat, 19 Desember 2014

Resep Puding Roti Pandan Yang Lezat

Resep Dan Cara Membuat Pudding Pasta Pandan Yang Mudah- Pudding menjadi salah satu menu hidangan penutup yang paling banyak disajikan saat pesta dan acara-acara tertentu. Hidangan ini memeng segar dan lezat disantap sebagai makanan penutup. Anda juga bisa membuat pudding sendiri di rumah, nggak harus ribet. Justru resep pudding itu sangat simpel, dan cara membuatnya juga praktis. langsung saja simak resep dan cara membuatnya berikut ini. 

Bahan Pudding Pandan
Quantity

- Agar agar hijau 
- Susu kental manis
- Roti tawar kupas             
- Gula pasir           
- Garam 
- Pasta pandan    
- Air         

1 bungkus
1 bungkus
2 lembar
75 gram
Secukupnya
1/2 sendok teh
600 ml



Cara Membuat Pudding Pandan Yang Mudah 


  1. Roti tawar dipotong kecil-kecil, kemudian diblender dengan air dan susu kental manis.
  2. Selanjutnya bubuk agar- agar, gula, garam dan blenderan roti susu dimasukkan kedalam panci. Lalu dimasak sampai mendidih dan meletup-letup, sambil sesekali diaduk aduk.
  3. Ambil dan sisihkan 2 sendok sayur adonan. Beri pasta pandan sebagai bahan motif, aduk rata. 
  4. Masukkan sisa adonan puding kedalam loyang roti, Kemudian taruh adonan yang sudah diberi pasta pandan diatasnya. aduk melingkar untuk membuat motif. 
  5. Masukkan loyang berisi adonan puding kedalam lemari pendingin, tunggu sampai membeku. Sajikan dalam kondisi dingin.
Coba Resep Puding Lainnya :


Read More --►

Rabu, 17 Desember 2014

Resep Bumbu Opor Ayam Yang Enak

Resep Cara Membuat Opor Ayam Spesial yang Enak, Simpel, Praktis Dan Mudah

Masakan Opor menjadi salah satu masakan favorit keluarga, rasanya yang enak dan segar menjadikan opor sebagai menu andalan makan siang maupun makan malam. Proses dan cara masak yang simpel, serta bumbu masakan yang mudah menjadi alasan tersendiri. Tentunya Bunda dirumah juga pada suka masakan opor kan? :D

Resep Dan Bumbu Opor Ayam Maknyuss

Bahan & Bumbu:
Takaran:

- Daging ayam rebus         
- Tempe 
- Cabae merah
- Cabae rawit
- Santan kara
- Air
- Bumbu yang dihaluskan               
- Bawang merah 
- Bawang putih   
- Ketumbar           
               

10 potong
5 potong
2 buah
10 biji
265 ml
1 liter
secukupnya
10 butir
4 siung
1 sendok teh

 

Proses Cara Membuat Opor Ayam

  1. Haluskan Semua Bumbu Opor, agar lebih menarik cabe diiris saja.
  2. Selanjutnya, tumis bumbu halus sampai wangi, masukkan irisan cabe dan aduk hingga layu. Tuangkan air dan santan kental, aduk hingga mendidih.
  3. Sekarang masukkan potongan ayam kedalam santan mendidih, beri bumbu royco dan gula pasir, aduk sampai mendidih dan bumbu meresap.
  4. Angkat dan sajikan opor ayam masak praktis selagi hangat. 

Baca Juga Resep Ayam Masak Rica-Rica Spesial Super Pedas

Read More --►

Resep Nasi Goreng Tahu Bakso Praktis

Resep Cara Membuat Nasi Goreng Tahu Bakso Spesial - 

Sedapnya saat menyantap nasi goreng itu pas waktu malem, nuansanya itu dapet banget. Yummi.. Lebih enak lagi kalo kita memasak nasi goreng sendiri, lebih puas dan lebih dapet rasa yang pas sesuai selera lidah.

Sebenarnya cara memasak nasi goreng itu paling gampang, nggak ribet. Bumbu masakannya juga sangat simple, yah cukup luangkan waktu maksimal 15 menit masakan nasi goreng udah mateng. Yuk intip resep nasi goreng tahu bakso yang enak dan spesial berikut ini..

Resep Bumbu Nasi Goreng Tahu Bakso Lengkap

Bahan & Bumbu:
Takaran:

- Nasi Putih           
- Bakso Ayam      
- Tahu Cina           
- Bawang Putih Bubuk     
- Telur Ayam        
- Kecap Manis     
- Kecap Asin         
- Cabai / Cabe Bubuk        

secukupnya
2 buah
1 potong
1/2 sendok teh
1 butir
1 sendok makan
1 sendok teh
2 sendok makan

 Cara Membuat Nasi Goreng Yang Enak

  1. Pertama, siapin wajan untuk menggoreng nasi. Panaskan minyak goreng 1 sendok saja, masak telor ayam dan diaduk-aduk sampai matang, tambahkan bakso dan tahu yang sudah dipotong kecil.
  2. Selanjutnya nasi  dimasukkan ke dalam wajan, aduk hingga rata. Tambahkan bumbu nasi goreng yang sudah disiapkan diatas, aduk rata dan masak sampai mateng.
  3. Angkat dan sajikan nasi goreng tahu bakso spesial selagi hangat,  lengkapi dengan kerupuk atau emping. Yummi, sedapnya..!

Baca Juga Resep Nasi Goreng Lado Ijo Khas Masakan Padang


Read More --►

Minggu, 07 Desember 2014

Resep Cara Membuat Risoles Goreng Spesial Mudah

Resep Mudah Cara Membuat Risoles Yang Enak Dan Spesial

Bahan Baku Risoles
Jumlah Takaran

- Tepung terigu
- Air
- Telur ayam, kocok lepas
- Susu bubuk full cream
- Merica bubuk
- Garam
- Minyak sayur


200 gram
250 ml
2 butir
2 sdt
1 sdt
1 sdt
1 sdm
Bahan Isi Risoles:


- Daging ayam, cincang
- Wortel, potong dadu kecil
- Buncis, iris tipis
- Keju cheddar, potong kecil memanjang
- Mayonaise
- Margarin
- Bawang bombay
- Tepung terigu
- Susu bubuk full cream
- Royco rasa ayam
- Keju cheddar parut

100 gram
2 buah
6 batang
50 gram
2 sdm
1 sdm
½ buah
1 sdm
2 sdm
1 sdm
2 sdm

Bahan Lapisan kulit Risoles:


- Telur ayam, kocok lepas
- Tepung panir

1 butir
150 gram

Gambar Resoles


Proses Cara Membuat Risoles Keju Mayonnaise yang Enak dan Praktis:

1. Buatlah kulit risoles terlebih dahulu: Caranya - terigu, susu, merica dan garam dicampur menjadi satu, lalu aduk hingga rata. Tambahkan kocokan telur didalamnya, aduk sembari dituangi air sedikit demi sedikit sampai bahan adonan risoles encer. Jangan lupa tambahkan minyak sayur kedalam adonan dan aduk rata.

Jika adonan sudah siap, langkah berikutnya yaitu membuat dadaran kulit risoles tipis dengan  wajan anti lengket yang sudah diolesi dengan sedikit minyak. Tuang 1 sendok sayur adonan kulit risoles sambil wajan diputar agar adonan cair membentuk lingkaran tipis yang merata. Jika satu sisinya sudah mengering, maka dibalik untuk mengeringkan satu sisinya lagi, angkat. Lakukan cara tersebut berulang kali sampai bahan adonan kulit risoles habis.

2. Nah, sekarang membuat Isi Risoles : Caranya gampang - Tumis bawang bombay sampai layu, lalu kemudian masukkan daging ayam, disusul dengan memasukkan irisan wortel dan buncis, masak hingga layu dan matang. Kemudian masukkan bahan-bahan lainnya, kecuali potongan keju dan mayonaise, aduk rata dan angkat.

Proses pembuatan risoles yang terakhir adalah membuat gulungan resoles yang di beri isi didalamnya, Kulit risoles tadi diisi dengan bahan isi yang di tambahkan dengan potongan keju dan mayonaise. kemudan gulung dan direkatkan menggunakan larutan terigu dengan sedikit air. Jika sudah selesai menggulung, celupkan gulungan risoles dalam kocokan telur dan guling2 kan pada tepung roti. Goreng resoles hingga kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan.

Oven
Oven
TIPS : Untuk membuat kulit resoles agar hasil masakan maksimal sebaiknya menggunakan peralatan dapur teflon anti lengket . Jika Anda tidak memiliki peralatan dapur yang memadai, saya merekomendasikan Anda untuk mencoba membeli peralatan dapur secara online di Bhinneka,com. Olshop terbesar kedua di Indonesia ini menawarkan barang berkualitas serta GRATIS ONGKOS KIRIM ke tempat Anda tinggal. 

Read More --►

Sabtu, 06 Desember 2014

Resep Dan Cara Membuat Sate Bulayak Spesial Khas Lombok, NTB

Resep Masakan Tradisional - Resep Cara Membuat Sate Bulayak Spesial Yang Enak Asli Resep Lombok, Nusa Tenggara Barat

Bahan Baku
Jumlah Takaran
- Daging sapi, tumbuk kasar
- Air perasan jeruk nipis
- Parutan kelapa
- Kacang tanah goreng
- Gula merah
- Santan kental
- Tusuk sate
- Lontong khas Lombok

350 gr
1 sdm
100 gr
100 gr
1 sdm
200 ml
25 buah
10 buah
Bahan Bumbu Halus
Jumlah Takaran
- Cabai rawit merah
- Bawang merah
- Bawang putih
- Merica sangrai
- Garam
15 buah
6 butir
4 siung
3/4 sdt
3/4 sdt


 Cara membuat sate Bulayak Khas Masakan Lombok, NTB:
  1. Langkah awal membuat sate bulayak adalah dengan cara daging yang sudah ditumbuk dan dipotong-potong di baluri menggunakan air perasan jeruk nipis, lalu diamkan selama 15 menit agar meresap.
  1. Proses selanjutnya yaitu dengan mencampurkan daging bersama setengah bagian bumbu halus dan kelapa parut, aduk rata sampai tercampur.
  1. Tusuk-tusuk potongan daging ke dalam tusuk sate, kukus sekitar 20 menit sampai matang. Lalu bakar sate hingga kecokelatan dan matang.
  1. Selanjutnya, Tumislah sisa bumbu halus tadi sampai harum. Jangan lupa tambahkan kacang tanah, gula merah dan santan, aduk merata. Masaklah hingga semua bahan mengental.
  1. Sajikan sate bersama sambal kacang dan lontong khas lombok atau yang sering dikenal dengan sebutan Bulayak.


PHILIPS Blender [HR 2115]Tips :  Agar tumbukan bumbu sate bulayak lebih halus, sebaiknya menggunakan PHILIPS Blender [HR 2115] agar hasil gilingan bumbu sate lebih maksimal.

Baca Juga Resep Dan Cara Membuat Ayam Goreng Saus Asam Manis Spesial


Read More --►

Jumat, 05 Desember 2014

Resep Masakan Ayam Goreng Saus Asam Manis Spesial

Resep Aneka Masakan Ayam - Bahan Dan Bumbu Ayam Goreng Saus Asam Manis Yang Enak

Bahan Ayam Saus
Takaran saji
- Daging ayam, potong menjadi 6 bagian
- Garam
- Air perasan  jeruk nipis
- Bawang putih, haluskan
- Minyak goreng

1/2 ekor
2 sendok teh
1 sendok makan
3 siung
300 ml
Bahan Saus
Takaran saji
- Margarin
- Bawang putih, memarkan
- Bawang bombay, iris tipis
- Saus tomat
- Jahe, iris tipis
- Gula pasir
- Air perasan jeruk nipis
- Sari jeruk manis
- Tepung Maizena, larutkan dgn sedikit air
- Garam
- Kacang polong
- Buah nanas, potong segitiga

1 sendok makan
2 siung
½ butir
3 sendok makan
1 ruas jari
1 sendok makan
1 sendok makan
200 ml
2 sendok teh
1 sendok teh
50 gram
½ buah

  

Cara Membuat  Menu Ayam Goreng Saus Asam Manis

  1. Mengolah Ayam Goreng : Potongan daging ayam dilumuri dengan air jeruk nipis, garam dan bawang putih yang sudah ditumbuk, aduk ratakan. Diamkan selama 15 menit sampai meresap. Selanjutnya goreng menggunakan minyak panas sampai daging  berwarna kecoklatan dan matang. Angkat, sisihkan.
  1. Membuat Saus: panaskan margarin menggunakan wajan, tumislah bawang putih dan irisan bawang bombay sampai harum. Selanjutnya, masukkan 3 sdm saus tomat, gula pasir, jahe, garam, air perasan jeruk nipis dan sari jeruk manis. Aduk merata
  1. Terakhir,  tuangkan larutan maizena diatas tumisan bumbu diatas. lalu masak hingga mendidih. Jangan lupa tambahkan kecap manis dan irisan nanas, aduk rata, angkat.

Baca Juga Tips Cara Memasak Ayam Goreng Yang Enak Dan Sehat   


Read More --►
Energy Saving Mode
Gunakan Mouse untuk Keluar Mode Energy Saving