https://www.scribd.com/doc/299298468/Rencana-Aksi-Nasional-Konservasi-Pengelolaan-HIU-Dan-PARI (Link Download)
Read More --►
TentangPerikanan dan Hiu dan Pari diIndonesia
![]() |
Deswita Alifia Damayanti Perempuan, 8 tahun Visit My Blog : =>meditasi09.blogspot.com =>deswitaku.blogspot.com =>sangsurya09.blogspot.com =>deswita16@gmail.com |
| :: |
| Lokasi | Frekuensi Perjumpaan | Keterangan | Sumber | |||
| Populasi | ||||||
| Sangalaki, Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur | Sering/agregasi | Lokasi pariwisata manta | Informasi yang sudah diketahui secara luas | |||
| Nusa Penida, Bali | Sering/agregasi | Lokasi pariwisata manta | Informasi yang sudah diketahui secara luas | |||
| Kepulauan Gili, NTB | Sesekali | Berhubungan dengan populasi Nusa Penida (data identifikasi foto) | Indonesian Manta Project/Manta Trust, Aquatic Alliance, Dive operator | |||
| Barat daya Lombok | Sesekali | Berpotensi terhubung dengan populasi Nusa Penida | Dive operator | |||
| Taman Nasional Komodo, NTT | Sering/agregasi | Lokasi pariwisata manta | Informasi yang sudah diketahui secara luas | |||
| Raja Ampat, Papua | Sering/agregasi | Lokasi pariwisata manta | Informasi yang sudah diketahui secara luas | |||
| Halmahera, Maluku | Sesekali | Kurang data | Kegiatan Liveaboard | |||
| Pulau Weh, Aceh | Sesekali | | Kegiatan selam | |||
| Selat Lembeh, Sulawesi Utara | Sesekali | Tempat yang memiliki tekanan perikanan yang tinggi, populasi sudah menurun | Dive operator | |||
| Rote, NTT | Sering | Dilaporkan bahwa pari manta seringkali terlihat, namun sangat sedikit data di lokasi ini | Kegiatan pariwisata | |||
| Pulau Banyak, Aceh | Laporan keberadaan pari manta di daerah ini | Kurang data, tidak ada konfirmasi, tidak ada bukti foto untuk mengkonfirmasi laporan | Yayasan Pulau Banyak | |||
| Aktivitas Perikanan | ||||||
| Gili, NTB | Pendaratan (sesekali) | Bukti dari video | Gili Eco Trust | |||
| Halmahera, Maluku | Tidak diketahui | Kegiatan liveaboard melaporkan perikanan yang mentargetkan Manta | Kegiatan Liveaboard | |||
| Sumba (pantai Wanokaka), NTT | Tidak diketahui | Bukti berupa foto penangkapan pari manta | Foto (Flickr) | |||
| No | Lokasi | Frekuensi Perjumpaan | Sumber | ||
| Populasi | |||||
| 1. | Raja Ampat, Papua | Sering terlihat/agregasi; di perairan Misool dan daerah Selat Dampier | Misool Manta Project dan Indonesian Manta project/Manta Trust | ||
| 2. | Taman Nasional Komodo, NTT | Sesekali; beberapa kali terekam di perairan bagian selatan | Foto dari Dive Operator | ||
| 3. | Nusa Penida, Bali | Jarang; satu ekor direkam di wilayah perairan Nusa Penida | Aquatic Alliance | ||
| 4. | Laut Sawu, perairan Pulau Lembata, NTT | Agregasi musiman; nelayan Lamakera dilaporkan memburu pari manta di lokasi ini. Musim untuk pari manta mulai dari Maret hingga Oktober | Setiasih et al. in review | ||
| 5. | Pulau Yapen, Teluk Cenderawasih, Papua | Agregasi musiman; belum diketahui apakah jenis M. birostris atau M. alfredi, pada bulan April – Mei nelayan skala kecil sesekali melakukan penangkapan untuk kebutuhan konsumsi lokal, perikanan manta di wilayah ini berpeluang untuk dikembangkan sebagai objek penyelaman wisata bahari | B. Fritz, pers. comm. | ||
| Aktivitas Perikanan | |||||
| 1. | Tanjung Luar, Lombok | Sering didaratkan di Pelabuhan Perikanan Tanjung Luar-Lombok; sebagian nelayan sengaja menangkap pari manta saat melakukan kegiatan penangkapan tuna | White et al., 2006a | ||
| 2. | Lamakera, Solor | Sering didaratkan di lokasi pendaratan ikan, pari manta dijadikan target penangkapan dengan menggunakan tombak | Dewar, 2002 | ||
| 3. | Cilacap, Jawa | Sesekali ditemukan di lokasi pendaratan ikan | White et al., 2006a | ||
| 4. | Kedonganan, Bali | Jarang ditemukan di lokasi pendaratan ikan, kalaupun ada biasanya merupakan hasil tangkapan sampingan. Pari manta yang tertangkap kemungkinan besar jenis Manta alfredi | White et al., 2006a | ||
| 5. | Pelabuhanratu | Pernah ditemukan di lokasi pendaratan ikan, dan umumnya merupakan hasil tangkapan sampingan dari perikanan tuna | | ||
| 6. | Pulau Yapen, Teluk Cendrawasih | Pari manta didaratkan secara musiman; pari manta ditangkap secara sengaja oleh masyarakat | B. Fritz, pers. comm. | ||
| 7. | Aceh Utara | Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh WCS, pari manta tertangkap sebagai hasil tangkapan sampingan | Pardede et al., 2011 | ||
| SASARAN | STRATEGI | RENCANA AKSI |
| 1. Tersedianya data baseline, data perubahan status populasi, dan data jalur ruaya pari manta di empat lokasi prioritas pada tahun 2020 | 1.1 Memperkuat kegiatan survey populasi, monitoring dan pendataan jalur ruaya pari manta | (1) Survey baseline dan monitoring status populasi pari manta di empat lokasi prioritas; (2) Pemasangan manta taging di empat lokasi prioritas; (3) Survey populasi dan pola kemunculan pari manta di dua lokasi baru; (4) Workshop updating status populasi pari manta; dan (5) Upload data monitoring status populasi dan jalur ruaya pari manta melalui website. |
| 2. Tersedianya hasil kajian distribusi habitat penting pari manta dan paling sedikit satu lokasi habitat penting tersebut ditetapkan sebagai kawasan konservasi pada tahun 2020 | 2.1 Mempercepat pemetaan habitat penting pari manta nasional | (1) Melakukan kajian lokasi dan distribusi habitat penting pari manta; (2) Melakukan workshop desiminasi hasil kajian habitat penting dengan direktorat teknis terkait; |
| 2.2 Meningkatkan peran pemerintah daerah dalam perlindungan habitat penting pari manta | (1) Melakukan kajian identifikasi calok kawasan konservasi untuk perlindungan habitat penting pari manta; (2) Melakukan asistensi dan pendampingan proses pencadangan kawasan konservasi oleh pemerintah daerah | |
| 3. Terwujudnya target 100% perdagangan ilegal insang manta yang tertangkap tangan dilakukan proses sampai tahap pengadilan pada tahun 2018 | 3.1 Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam konservasi pari manta | (1) Menyiapkan dan mendesiminasikan bahan sosialisasi; (2) Melakukan sosialisasi regulasi perlindungan pari manta ke aparat penegak hukum; (3) Melakukan sosialisasi regulasi perlindungan pari manta ke pedagang dan masyarakat nelayan; dan (4) Melakukan sosialisasi melalui media cetak dan media elektronik. |
| 3.2 Memperkuat upaya pengawasan dan penegakan hukum | (1) Melaksanakan pengawasan dan patroli di daerah rawan perdagangan ilegal; (2) Melaksanakan pengawasan berbasis masyarakat; dan (3) Memfasilitasi pertemuan koordinasi antar petugas penegak hukum. | |
| 4. Terimplementasinya ekowisata pari manta berbasis masyarakat paling sedikit di satu lokasi pada tahun 2020; | 4.1 Meningkatkan peran dan pelibatan masyarakat dalam ekowisata pari manta | (1) Membuat kajian model ekowisata pari manta berbasis masyarakat; (2) Menyusun pedoman ekowisata pari manta; (3) Membentuk dan meningkatkan kapasitas POKMAS dalam ekowisata pari manta; dan (4) Menyiapkan dukungan sarana, prasarana dan pendampingan kepada POKMAS. |
| 5. Tersedianya regulasi tentang standar kualifikasi kegiatan akuaria pari manta pada tahun 2017 | 5.1 Menyiapkan SOP dan standar kualifikasi pemanfatan aquaria pari manta | (1) Menyusun standar kualifikasi pemanfaatan aquaria pari manta; dan (2) Menyiapkan SOP pemanfaatan aquaria pari manta. |














